Sumatera

Nikmati Indahnya Sunset Di Bumi Suwarnadwipa

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Apa artinya Suwarnadwipa?

Dikenal sebagai tanah emas dalam bahasa Sanskerta, Suwarnadwipa atau Pulau Sumatera memang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Salah satu kekayaannya dapat kita temukan melalui keindahan alam.

Seperti arti namanya, Pulau Sumatera bagaikan emas bagi para penghuninya. Di dalam Pulau Sumatera terdapat ribuan kekayaan alam yang dapat dieksplorasi maupun dijadikan sebagai objek wisata. Mulai dari situs peninggalan sejarah masa lalu hingga keindahan alam di pesisir pantai. Ya, inilah tanah emasnya Indonesia.

Pulau Sumatera dari zaman dulu memang telah dikenal berbeda. Di pulau ini telah tumbuh kerajaan Nusantara yang sangat diwaspadai oleh beberapa kerajaan lainnya di dunia. Kerajaan tersebut bernama Sriwijaya.

Perjalanan ke Suwarnadwipa

Sebelum kamu memulai perjalanan ke pulau Sumatera. Mulailah perjalanan dengan menggunakan bus AKAP menuju terminal Pelabuhan Merak. Tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp. 33.000,- dengan estimasi waktu tempuh sekitar 3 ‘ 4 jam dari pusat ibukota.

Setibanya diterminal Pelabuhan Merak, kamu bisa langsung menuju ke Pelabuhan Merak dengan berjalan kaki sejauh 200 meter. Jangan lupa untuk terus berhati-hati ya, C’Gengs! Pasalnya, banyak sekali tawaran dari para calo yang berniat untuk memeras. Cara yang mereka lakukan cenderung mendesak dan mengiming-imingi fasilitas bus yang murah dan cepat. Setelah mereka berhasil melakukan misinya, para calo itu pun kabur dengan membawa uang calon penumpang yang telah ditipu. Untuk mengantisipasi hal ini agar tidak terjadi pada kamu, lebih baik pilihlah ojek dengan membayar Rp. 10.000,- saja.

Apabila kamu sudah tiba di Pelabuhan Merak, kamu bisa langsung menuju loket kapal feri ataupun membeli stok makanan untuk di atas kapal. Untuk harga tiket kapal feri, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp. 13.000,-. Jika kamu ingin berada di ruangan ber-AC yang nyaman, kamu bisa masuk ke ruangan VIP. Namun, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 11.000,-.

baca juga:

Selama di dalam perjalanan kamu juga bisa menikmati momen seru. Oleh karena itu, pilihlah dek kapal sebagai tempat peristirahatan. Di sana kamu bisa melihat indah dan luasnya Selat Sunda. Selain itu, kamu juga bisa melihat pulau-pulau kecil dan beberapa kapal feri yang bersama-sama berpacu untuk mengarungi Selat Sunda.

Setibanya di Pelabuhan Bakauheuni, kamu bisa langsung naik bus atau angkutan travel menuju Bandar Lampung. Jika kamu memilih naik bus akan dikenakan tarif tidak lebih dari Rp. 18.000,-. Namun, apabila kamu menggunakan travel akan dikenakan biaya sebesar Rp. 35.000,-.

Pemandangan pun terlihat begitu indah. Hamparan pasir putih di bibir pantai begitu mempesona. Ditambah lagi dengan hembusan angin yang menerpa wajah. Tidak sia-sia ya, C’Gengs? Perjuangan selama perjalanan yang ditempuh dengan jarak sekitar 64,5 kilometer pun terbayar. Di Bumi Suwarnadwipa ini kita bisa melihat kecantikan alam yang sungguh sempurna.

Sore pun menjelang. Langit berubah jingga. Sunset di Bumi Suwarnadwipa menjadi bonus yang luar biasa ketika tubuh mulai kelelahan.

Write A Comment